Spesifikasi dan Kapasitas Lengkap Rak Heavy Duty TAP
Rincian teknis lengkap rak heavy duty TAP: dimensi standar, material, finishing, metode perhitungan struktur, dan tabel kapasitas untuk setiap kombinasi ukuran dan tingkat beban.
Custom sesuai kebutuhan clear height gudang
- Kapasitas1–5 ton/level
- Beban total per bay10–30 ton
- MaterialCold Rolled Steel 2–3mm
- FinishingPowder coating / hot-dip galvanized
Ringkasan Cepat
- Dua tingkat kapasitas: Reguler 1–3 ton/level dan Super Heavy Duty 3–5 ton/level, beban total per bay 10–30 ton.
- Material Cold Rolled Steel tebal 2–3mm, finishing powder coating Jotun atau hot-dip galvanized BAPI.
- Tinggi custom 2–12 meter, lebar bay 1000–2700mm, kedalaman 600–1200mm.
- Setiap desain dihitung dengan metode struktur PPBBI dan disertai gambar kerja sebelum produksi.
Standar Dimensi Rak Heavy Duty TAP
Rak heavy duty TAP dirancang dalam tiga dimensi utama yang bisa dikombinasikan sesuai kebutuhan: tinggi (H), lebar bay (L), dan kedalaman (D). Tinggi tersedia dari 2 meter untuk gudang dengan clear height terbatas hingga 12 meter untuk gudang dengan ruang vertikal besar, disesuaikan jumlah level yang dibutuhkan pelanggan. Lebar bay standar berkisar 1000–2700mm, mengikuti ukuran pallet yang umum dipakai di Indonesia (1000x1200mm dan 1100x1100mm), sementara kedalaman 600–1200mm disesuaikan dengan orientasi pallet dan jenis barang yang disimpan di dalamnya.
Kombinasi dimensi ini tidak dipilih secara acak — TAP selalu menghitung ulang berdasarkan ukuran pallet aktual pelanggan, jumlah level yang diinginkan, dan tinggi ruang gudang yang tersedia sebelum menentukan konfigurasi final. Desain berdasarkan asumsi ukuran pallet generik berisiko menghasilkan rak yang menyisakan ruang kosong percuma atau, sebaliknya, terlalu sempit untuk pallet yang sebenarnya dipakai pelanggan. Pengukuran ulang di lokasi saat survey menjadi langkah wajib sebelum gambar kerja final dibuat, memastikan setiap dimensi sesuai kondisi gudang yang sebenarnya, bukan hanya berdasarkan denah atau spesifikasi bangunan di atas kertas.
Tabel Kapasitas Lengkap per Konfigurasi
| Tingkat | Kapasitas/Level | Jumlah Level Umum | Beban Total/Bay |
|---|---|---|---|
| Reguler | 1 ton | 3–4 level | 10–13 ton |
| Reguler | 2 ton | 3–4 level | 16–20 ton |
| Reguler | 3 ton | 3–4 level | 18–22 ton |
| Super Heavy Duty | 3 ton | 4–5 level | 20–24 ton |
| Super Heavy Duty | 4 ton | 4–5 level | 24–27 ton |
| Super Heavy Duty | 5 ton | 4–5 level | 27–30 ton |
Angka beban total per bay pada tabel di atas adalah estimasi kondisi umum — jumlah level aktual dan beban totalnya selalu dihitung ulang berdasarkan tinggi gudang, jenis beam, dan jarak antar level yang dipilih untuk tiap proyek. Untuk kebutuhan di luar rentang standar ini, tim teknis TAP dapat menghitungkan konfigurasi custom berdasarkan spesifikasi proyek, termasuk kombinasi tinggi level yang tidak seragam bila diperlukan untuk menyesuaikan variasi tinggi barang yang disimpan.
Material dan Metode Perhitungan Struktur
Komponen utama rak heavy duty TAP — tiang (upright) dan balok (beam) — dibuat dari Cold Rolled Steel dengan ketebalan 2–3mm, dipilih berdasarkan tingkat kapasitas yang dibutuhkan. Sebelum finishing, seluruh komponen melalui proses pretreatment Henkel untuk membersihkan permukaan logam dari kotoran dan karat, memastikan lapisan finishing menempel optimal dan tahan lama.
Setiap desain rak heavy duty TAP dihitung menggunakan metode struktur PPBBI (Peraturan Perencanaan Bangunan Baja Indonesia), bukan estimasi kasar berdasarkan pengalaman semata. Perhitungan ini mencakup kekuatan tekuk tiang, kekuatan lentur beam, dan stabilitas keseluruhan struktur terhadap beban vertikal maupun gaya lateral yang mungkin terjadi saat pemuatan atau benturan ringan dari forklift. Hasil perhitungan ini didokumentasikan sebagai bagian dari gambar kerja yang diserahkan ke pelanggan sebelum produksi dimulai.
Dua pilihan finishing tersedia sesuai kondisi lingkungan gudang: powder coating Jotun untuk area indoor kering dengan risiko korosi rendah, dan hot-dip galvanized BAPI untuk area dengan kelembapan tinggi, paparan bahan kimia ringan, atau lingkungan semi-outdoor yang membutuhkan ketahanan korosi lebih baik. Pemilihan finishing yang tepat sejak awal jauh lebih ekonomis dibanding harus mengganti komponen yang terlanjur korosi di kemudian hari.
Komponen Rak Heavy Duty
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| Upright/tiang frame | Menopang beban vertikal seluruh struktur |
| Beam/balok | Menopang beban pallet per level, terhubung ke tiang |
| Base plate | Mendistribusikan beban tiang ke lantai gudang |
| Bracing (horizontal & diagonal) | Menjaga kestabilan dan kekakuan frame |
| Safety lock/pin | Mengunci beam ke tiang agar tidak lepas saat terbentur |
| Column protector | Melindungi tiang dari benturan forklift |
| Row spacer | Menjaga jarak aman antar baris rak yang berhadapan |
Sistem rak heavy duty TAP memakai konstruksi knock-down dengan safety lock, memungkinkan perakitan dan penyesuaian ketinggian level di lokasi tanpa proses pengelasan. Ini mempercepat waktu instalasi dan memudahkan penyesuaian konfigurasi di kemudian hari bila kebutuhan gudang berkembang, tanpa harus membongkar total struktur yang sudah terpasang dan berisi stok aktif.
Perbandingan Kelas Kapasitas Rak Gudang
| Kelas | Kapasitas per Level | Ketebalan Tiang | Aplikasi Umum |
|---|---|---|---|
| Light duty | <150 kg | <1,5mm | Rak arsip, gudang ringan |
| Medium duty | 200–500 kg | 1,5–2mm | Gudang retail kecil, workshop |
| Heavy duty (Reguler) | 1–3 ton | 2–2,5mm | Gudang logistik, pabrik, FMCG |
| Heavy duty (Super) | 3–5 ton | 2,5–3mm | Bahan baku berat, aki, drum oli |
Pemilihan kelas kapasitas yang tepat penting untuk efisiensi biaya — memasang Super Heavy Duty untuk kebutuhan yang sebenarnya cukup dengan Reguler hanya menambah biaya tanpa manfaat tambahan yang berarti, sementara memasang kapasitas yang terlalu rendah berisiko membahayakan keselamatan dan merusak struktur rak dalam jangka panjang.
Cara Membaca Kapasitas Rak dengan Benar
Salah satu kesalahpahaman umum pelanggan adalah menganggap “kapasitas per level” sama dengan “kapasitas total rak” — padahal keduanya berbeda jauh. Kapasitas per level adalah beban maksimal yang boleh ditumpuk pada SATU level beam, sedangkan kapasitas total per bay adalah akumulasi seluruh level dalam satu unit rak. Rak dengan kapasitas 2 ton per level dan 4 level bukan berarti totalnya bisa 8 ton di satu titik — tiap level tetap dibatasi 2 ton, dan angka total 8 ton hanya berlaku bila SEMUA level terisi penuh secara bersamaan sesuai kapasitasnya masing-masing.
Kesalahan lain yang perlu dihindari adalah mengabaikan distribusi beban dalam satu level. Kapasitas per level mengasumsikan beban terdistribusi merata di seluruh permukaan beam, bukan terpusat di satu titik. Menumpuk barang sangat berat hanya di satu sisi beam, meski totalnya masih di bawah kapasitas nominal, tetap berisiko menyebabkan beam melengkung tidak merata atau bahkan patah pada titik yang menahan beban berlebih dibanding titik lain di sepanjang beam yang sama.
TAP selalu mencantumkan kapasitas per level secara eksplisit di gambar kerja dan spesifikasi tertulis setiap proyek, sehingga pelanggan dan staf gudang punya acuan pasti saat menentukan berapa banyak barang yang boleh ditempatkan di tiap level, bukan menebak berdasarkan tampilan fisik rak semata tanpa dasar angka yang jelas.
Sertifikasi dan Standar yang Diikuti TAP
TAP beroperasi dengan sertifikasi ISO 9001:2015 dari Moody International untuk sistem manajemen mutu, memastikan proses produksi dari pemilihan bahan baku hingga quality control akhir mengikuti prosedur terstandarisasi. Prinsip “direkayasa dan diuji” ini juga berarti setiap desain struktur rak heavy duty TAP dihitung dengan metode PPBBI (Peraturan Perencanaan Bangunan Baja Indonesia) dan diverifikasi bebannya oleh BPPT dan Sucofindo — bukan sekadar dilas dan dijual seperti kebanyakan bengkel rak konvensional. Salah satu bukti dokumentasinya adalah laporan uji beban Sucofindo No. 26788/FNBPAR (21 Mei 2024) untuk rak up frame, beam, dan shelving produksi TAP di PT. Saueressig Engraving Indonesia — tujuh titik sambungan diuji beban 1.363–3.181 kg selama satu jam, seluruhnya tercatat “tahan beban dan tidak ada kerusakan” sesuai standar SNI 0908:2007. Bukti dari BPPT juga tersedia: laporan uji B2TKS-BPPT (Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur) No. 2018/B2TKS/0857 tanggal 17 April 2018 mencatat hasil uji tekan statis Up Frame HD95 (1500x1000mm) menahan gaya rata-rata setara 16.301 kg (159,86 kN) hingga buckling, dan uji bending tiga varian Beam Box (H.105D, H.115D, H.125D) masing-masing menahan gaya maksimal setara 2.928 kg, 3.116 kg, dan 3.056 kg (28,71 / 30,56 / 29,97 kN) sebelum mengalami kerusakan. Rekam jejak ini mencakup lebih dari 1.600 proyek di 34 provinsi. Untuk pelanggan yang membutuhkan inspeksi berkala pasca-instalasi, TAP juga menyediakan layanan inspeksi rak gudang tahunan yang mengacu standar internasional EN 15635.
Klik foto untuk memperbesar — laporan uji B2TKS-BPPT No. 2018/B2TKS/0857, 17 April 2018
Klik foto untuk memperbesar — laporan uji beban Sucofindo No. 26788/FNBPAR, 21 Mei 2024
Kombinasi standar mutu produksi dan standar perhitungan struktur ini memastikan setiap unit rak heavy duty yang keluar dari pabrik TAP telah melalui proses desain dan produksi yang terverifikasi, bukan sekadar dibuat berdasarkan pengalaman tanpa dasar perhitungan teknis yang jelas dan terukur.
Pertanyaan Umum
Apakah TAP menyediakan gambar teknik sebelum produksi?
Ya, setiap proyek disertai gambar kerja (approval drawing) yang menunjukkan dimensi, kapasitas per level, dan konfigurasi lengkap, untuk disetujui pelanggan sebelum produksi dimulai.
Bisakah ukuran rak disesuaikan di luar rentang standar?
Bisa. Rentang standar mencakup kebutuhan umum, namun tim teknis TAP dapat merancang konfigurasi custom untuk ukuran pallet, tinggi gudang, atau kapasitas beban di luar rentang tersebut.
Apa beda powder coating dan hot-dip galvanized?
Powder coating Jotun cocok untuk area indoor kering, sedangkan hot-dip galvanized BAPI lebih tahan korosi untuk area lembap atau dengan paparan bahan kimia ringan.
Metode apa yang dipakai untuk menghitung kekuatan rak?
TAP menghitung setiap desain menggunakan metode struktur PPBBI, mencakup kekuatan tekuk tiang, kekuatan lentur beam, dan stabilitas struktur terhadap beban vertikal dan gaya lateral.
Butuh Perhitungan Spesifikasi untuk Proyek Anda?
Kirim ukuran pallet, tinggi gudang, dan jenis barang yang disimpan — tim TAP akan menghitungkan spesifikasi dan kapasitas yang paling sesuai.







